Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara soal fenomena beredarnya tiket mudik gratis moda bus yang diperjualbelikan di media sosial.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub meminta agar masyarakat tidak menjual tiket yang sudah didapatkan melalui aplikasi MitraDarat dan mengimbau pemudik agar tidak membeli tiket mudik gratis di calo.

“Kementerian Perhubungan sangat menyayangkan kejadian ini. Mudik gratis bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar bisa mudik lebih aman, selamat, nyaman dan tentunya tanpa biaya,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Hubdat Hendro Sugiatno melalui keterangan resmi, Senin (1/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami meminta agar masyarakat tidak memperjualbelikan tiket mudik gratis,” sambungnya.

Ia menambahkan tindakan jual-beli tiket ini dapat mengambil kesempatan orang lain yang sebenarnya membutuhkan akses pulang ke kampung halaman secara gratis malah menggunakan angkutan umum.

Pada prosesnya nanti, Ditjen Hubdat akan melakukan validasi ulang di hari keberangkatan sehingga tiket tidak dapat digunakan apabila terdapat perbedaan nama dan nomor induk kependudukan (NIK).

“Nanti akan dilakukan pencocokan nama dan NIK yang tertera pada tiket mudik gratis melalui pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP) para peserta saat hari-H keberangkatan. Yang identitasnya berbeda tidak akan bisa ikut berangkat mudik gratis,” lanjut Hendro.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat yang serius mengikuti program mudik gratis untuk segera melakukan validasi pada posko-posko yang telah disediakan agar mendapatkan tiket fisik. Para peserta diharapkan mengonfirmasi keberangkatannya apabila terdaftar di dua atau lebih program mudik gratis yang berbeda.

“Kementerian Perhubungan akan terus mengawal dan mengawasi apabila terjadi hal-hal yang tidak semestinya pada program mudik gratis 2024 ini demi keselamatan dan keamanan bersama,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *